5 Kuliner Jogja yang bikin Geleng Geleng ,
favoritenya Maas
Aris adalah . . . ..
Sarapan,makan siang
minum kopi di sore hari, sampai makan malam. Masing-masing jam makan bisa
memunculkan aneka]. Kuliner khas Yogyakarta. Ya, walau disebut sebagai Kota
Gudeng, kuliner Yogyakarta lebih dari sekadar “gudeg”.
Tentu saja, mampir
ke Yogyakarta tetap tak lengkap jika belum mencicipi gudeg. Bagi pelancong
sejati Yogyakarta, pasti memiliki kuliner favorit yang akan selalu dicari
setiap menginjakan kaki di Yogyakarta.
Ada pula beberapa
kuliner yang selalu menjadi incaran para wisatawan. Beberapa kuliner tersebut
begitu “ngangeni” alias membuat rindu bagi orang yang sudah pernah memakannya.
Berikut beberapa makanan Yogyakarta yang “ngangeni”
1. Gudeg.
Mendengar kata “gudeg” saja sudah mampu menerbitkan air liur. Rasanya yang legit dengan paduan gurih dari santan. Nangka muda dimasak dengan santan selama berjam-jam hingga kental dan berubah warna.
Salah satu penjual gudeg yang tenar adalah Gu deg Yu Djum. Sampai-sampai, jika tak sempat makan, gudeg pun dibungkus untuk dijadikan oleh-oleh. Gudeg Yu Djum sering dibeli untuk dibawa pulang ke kota asal. Biasanya bisa awet jika dibungkus dengan kendil atau kendi tanah liat.
Gudeg kering khas Yu Djum ini berisikan telor bebek, ayam kampung,
dan sambal krecek. Saking larisnya, siang hari seringkali gudeg di tempat ini
sudah habis. Gudeg Yu Djum sudah berusia lebih dari 30 tahun dan terus
berjualan di Jalan Wijilan.
2. Sate Klathak.
Pertama kali menikmati sate klathak, tak perlu kaget dengan tampilan tusuk satainya yang tampak menyeramkan itu. Ya, jeruji sepeda yang terbuat dari besi digunakan sebagai tusuk sate. Sate Klathak bisa ditemukan di daerah Bantul.
Daging yang dipakai biasanya daging kambing muda yang sudah
dibumbui dengan garam dan sedikit merica, tanpa tambahan kecap dan bumbu
lainnya. Begitu sederhana namun malah mengeluarkan kesegaran rasa asli dari
daging kambing.
Nama “klathak” sendiri berasal dari bunyi yang keluar saat daging
dibakar di tungku bara api. Di Jalan Imogiri Timur dan Pasar Jejeran terdapat
banyak penjual Sate Klathak. Namun salah satu yang tenar adalah Sate Klathak
Pak Bari yang berada di Pojok Kidul Pasar Jejeran, Wonokromo, Bantul.
3.
Sego Pecel.
Segoo berarti nasi, pecel sudah pasti sayuran dengan bumbu kacang. Masakan sederhana ini selalu mampu membuat penikmatnya rindu untuk menyantapnya kembali. Kuncinya memang di bumbu kacang.
Nah, SGPC Bu Wiryo bisa menjadi salah satu tempat makan untuk
menikmati sego pecel. Lokasinya masih berada di kompleks Universitas Gajah Mada
(UGM) dan sudah ada sejak tahun 1959. Tak heran, ini menjadi tempat makan
nostalgia bagi kalangan alumni UGM
4.
Kopi Jos.
Ketenaran Kopi Jos ini sudah tak terkatakan lagi. Bisa dipastikan
setiap pelancong yang ke Yogyakarta, mampir ke sebuah angkringan jadul di Jalan
Mangkubumi, dekat pintu keluar Stasiun Tugu.
Angkringan Lek Man, demikian biasa disebut. Angkringan itu sudah
ada sejak tahun 1950-an. Kopi Jos hanyalah kopi hitam pekat. Hal yang
membuatnya istimewa adalah arang yang membara dimasukan ke dalam kopi.
.jpg)
Sambil menikmati kopi jos, jangan lupa menyantap sego kucing alias nasi dalam porsi kecil lengkap dengan sedikit lauk seperti ikan teri. Tambahkan aneka gorengan dan sate.
5. Kipo.
Kipo adalah jajanan khas Kotagede. Bentuknya kecil dan dibungkus
daun pisang. Kulit kipo warna hijau dengan isian gula jawa. Bungkusan daun
pisang berisi adonan yang sudah diberi gula jawa kemudian dipanggang di atas
cobek.
Harum pandan dan kenyal kulit dari tepung ketan yang gurih
bercampur dengan manisnya gula jawa. Salah satu tempat legendaris yang menjual
kipo adalah kios Bu Djito di Jalan Mondorakan Nomor 27, Kotagede, yang sudah
berjualan sejak 1946.
Nah itulah
berbagai macam jenis kuliner yang ada di jogjakarta,
Namun
hanya 5 ajah yang menururt aris paforit.
Nanti akan
dilanjut dengan kuliner2 dari daerah2 lainnya, yang bikin geleng- geleng
tentunya . .
0 comments:
Posting Komentar